Laman
jjj
Rabu, 28 Maret 2012
Rabu, 29 Februari 2012
Kegiatan Polisi Sahabat Anak di Polres Sukabumi Kota
SUKABUMI KOTA – Secara berkala jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota, mengadakan kegiatan dengan mengenalkan anak-anak sejak dini terhadap pentingnya mengenal lalu lintas. Anak-anak mengikuti kegiatan adalah anak TK yang bersekolah di TK yang tersebar di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Sebagai Ketua Kegiatan adalah Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota AKP Asep Saepudin S.Pd, MH.
Dalam Kegiatan Ini Personil yang terlibat kebanyakan Ibu-Ibu Polwan. “ Melalui Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kita Tanamkan Kejujuran dan Disiplin Sejak Dini “ jelas Kasat Lantas. Anak-anak dikenalkan rambu-rambu lalu lintas, mengendarai motor dengan benar sampai dengan pentingnya pemakaian helm.
Untuk memahami tertib hidup bermasyarakat, maka sebaiknya sejak dini anak sudah dikenalkan dengan berbagai tata tertib hidup bermasyarakat, mulai dari tata tertib berlalulintas sampai pada tata tertib kehidupan bermasyarakat yang lebih luas. Karena dari usia dini ini kita tanamkan pada rambu-rambu dan masalah tertib lalulintas mereka nantinya akan semakin dewasa semakin mengerti dan semakin paham. Sehingga ketika dibangku SMP atau SMA mereka akan patuh terhadap aturan. Bukan seperti dulu dimana orang tua justru menanamkan image polisi sebagai sosok yang menakutkan. Dengan adanya program Polisi Sahabat Anak ini, akan hilang image miring terhadap sosok polisi. Justru sebaliknya, mereka akan menganggap polisi sebagai sahabat, kakak, dan orang tua mereka. H. Ma'ruf
Kamis, 23 Februari 2012
Pelatihan Bhabinkamtibmas
SUKABUMI KOTA – Satuan Binmas Polres Sukabumi Kota Kamis (23/02) Melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kemampuan dan Peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat ( Bhabinkamtibmas ) sebagai pengemban fungsi Deteksi.
Peserta Pelatihan terdiri dari 93 Bhayangkara Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dari 33 Kelurahan dan 60 Desa yang tersebar di 15 Kecamatan di Wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana, S.iK membuka acara pelatihan tersebut, dalam amanatnya mengajak kepada seluruh personel yang mengemban tugas Bhabinkamtibmas agar mempelajari peraturan tentang pedoman dasar startegi dan implementasi dalam penyelenggarakan tugas Polri selaku Pelindung, pengayom dan Pelayanan masyarakat.
Tugas yang diemban, sebut Kapolres, antara lain, pembinaan terhadap warga masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku, kerja sama yang harmonis dengan aparat desa, Babinsa dan tokoh masyarakat serta komponen masyarakat lainnya dalam rangka memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat , sehingga setiap permasalahan di tempat tugasnya dapat terdeteksi dengan baik.
Tugas yang diemban, sebut Kapolres, antara lain, pembinaan terhadap warga masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan ketaatan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku, kerja sama yang harmonis dengan aparat desa, Babinsa dan tokoh masyarakat serta komponen masyarakat lainnya dalam rangka memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat , sehingga setiap permasalahan di tempat tugasnya dapat terdeteksi dengan baik.
Dalam acara pembukaan Latihan tersebut dihadiri Waka Polres Sukabumi Kota Kompol Ferry Irawan S.iK, para Kabag, Analis dan para Kepala Satuan di jajaran Polres Sukabumi Kota yang segaligus memberikan Materi kepada para peserta latihan. ( HM )
Rabu, 22 Februari 2012
Sertijab Kapolsek Gunung Puyuh dan kapolsek Sukalarang
SUKABUMI KOTA - Polres Sukabumi Kota melakukan serah terima 2(dua) jabatan Kapolsek masing-masing Kapolsek Gunung Puyuh dari Kompol H. Syahrul Darwin kepada AKP Widodo, SH, dan Kapolsek Sukalarang dari AKP Haryanto kepada AKP Supardi, Upacara sertijab ini berlangsung Rabu (22/02) pagi di Aula Graha Rekonfu Polres Sukabumi Kota.
Acara Sertijab yang dimulai pukul 09.00 Wib, dihadiri sejumlah pejabat utama, kasat, kapolsek, dan ibu bhayangkari di lingkungan Polres Sukabumi Kota.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana, S.Ik, mengatakan perpindahan atau rotasi di dalam organisasi kepolisian sesuatu hal yang wajar. Hal itu merupakan penyegaran dalam suatu organisasi. “Perputaran dinas tugas yang terjadi dimaksudkan untuk menjadikan kinerja yang lebih baik,” ujarnya.
Kapolres mengharapkan kepada kedua pejabat yang melaksanakan Sertijab agar dapat menciptakan kondisi aman melalui kebersamaan dalam menjalankan tugasnya sebagai Pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, dengan memberdayakan personil yang masih terbatas. *(HM)
Kamis, 16 Februari 2012
Polisi Sukabumi Kota amankan 3.000 litter Tuak
Kapolsek Baros, Komisaris Polisi H. Agus Sobandi, SH menjelaskan, ribuan litter bahan minuman yang memabukkan itu terbuat dari sadapan pohon kelapa yang kemudian dinamakan tuak itu merupakan hasil pengungkapan jajarannya, rencananya ribuan liter tuak itu akan diedarkan ke sejumlah wilayah di Kota Sukabumi namun Polisi berhasil mengamankan sebuah truk yang datang dari kawasan Pajampangan yang membawa tuak dikemas di puluhan jerigen dan empat drum besar.
“ Saat ini Ada kecenderungan, karena susah dan mahalnya miras bermerk, kebiasan sebagian masyarakat yang terbiasa menenggak miras beralih ke minuman seperti tuak. Peredaran tuak ini terus menjamur di wilayah kita, lantaran peminatnya cukup banyak, Mungkin harganya lebih murah. ” jelas Kompol Agus
Dalam kasus ini, polisi menjerat pemilik tuak Tm sebagai tersangka dikenakan tindak pidana ringan seperti denda dan kurungan penjara selama 3 bulan, warga Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi ini akan dikenakan pasal Perda No 4 tahun 2004.
Rabu, 15 Februari 2012
Polisi amankan Pelajar Drop Out
SUKABUMI KOTA - Petugas Kepolisian Resor Sukabumi Kota mengamankan seorang pelajar drop out (DO) sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Sukabumi, AM (19), karena terlibat aksi tawuran antarpelajar di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Senin (13/2). Dari mantan pelajar tersebut, petugas menyita parang besar yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
AM diamankan beberapa saat setelah terlibat aksi tawuran antara pelajar SMK swasta sekitar pukul 11.50 WIB. Mantan pelajar ini diamankan petugas bersama sejumlah pelajar lainnya. Kini, ia diamankan petugas Polresta Sukabumi untuk didata di Satuan Binmas Polres Sukabumi Kota. Karena membawa senjata tajam, rencananya AM akan segera diserahkan ke Reskrim Polres Sukabumi Kota.
AM mengaku meninggalkan bangku sekolah sejak seminggu sebelumnya. Namun ia enggan memberikan keterangan tentang alasannya. "Saya sudah satu minggu mengundurkan diri dari bangku sekolah Pak. Saya tawuran hanya ikut-ikutan saja," ungkapnya. Ia juga mengaku merasa dendam terhadap pelajar SMK lainnya yang kerap melukai rekan-rekannya saat aksi tawuran.
"Saya masih dendam sama pelajar SMK lainnya. Sudah banyak rekan-rekan saya yang luka berat, bahkan cacat akibat aksi tawuran antarpelajar," katanya.
Sementara itu, Humas Polresta Sukabumi, Iptu Yasin ketika dikonfirmasi, membenarkan, telah terjadi aksi tawuran antara pelajar SMK Swasta di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi. Dalam aksi ini, selain sejumlah pelajar, aparat juga mengamankan seorang pelajar DO yang kedapatan membawa sajam.
AM mengaku meninggalkan bangku sekolah sejak seminggu sebelumnya. Namun ia enggan memberikan keterangan tentang alasannya. "Saya sudah satu minggu mengundurkan diri dari bangku sekolah Pak. Saya tawuran hanya ikut-ikutan saja," ungkapnya. Ia juga mengaku merasa dendam terhadap pelajar SMK lainnya yang kerap melukai rekan-rekannya saat aksi tawuran.
"Saya masih dendam sama pelajar SMK lainnya. Sudah banyak rekan-rekan saya yang luka berat, bahkan cacat akibat aksi tawuran antarpelajar," katanya.
Sementara itu, Humas Polresta Sukabumi, Iptu Yasin ketika dikonfirmasi, membenarkan, telah terjadi aksi tawuran antara pelajar SMK Swasta di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi. Dalam aksi ini, selain sejumlah pelajar, aparat juga mengamankan seorang pelajar DO yang kedapatan membawa sajam.
Sabtu, 04 Februari 2012
Tersandung Narkoba, YD Nikah di Kantor Polisi
SUKABUMI KOTA - YD alias Cadun (28) warga Genteng Kecamatan Baros Kota Sukabumi , tersangka kss narkoba yang tertangkap pada awal bulan Pebruari , Sabtu (04/02) pagi resmi menikahi pacarnya NL,. Kekasih YDi tersebut merupakan warga Kebon Danas Kecamatan Warudoyong Sukabumi. Meski terpisah oleh jeruji besi, bukan berarti hati ikut-ikutan harus terus terpisah. YD alias Cadun tetap melangsungkan Ijab Kabul di Musholla Attaqwa Polres Sukabumi Kota.
Acara pernikahan kedua sejoli yang sebelumnya telah berpacaran ini berlangsung secara sederhana rencana pernikahan dengan resepsinyapun sebenarnya sudah dipersiapkan oleh kedua belah pihak, rencananyapun sudah disusun matang, namun YD tersandung masalah Narkoba dan harus berurusan dengan Polisi, acara pernikahanpun berlangsung lancar dengan pengawasan oleh anggota Polisi secara tertutup. Dalam acara pernikahan yang berlasung dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 10.45 WIB ini saat Ijab Kabul YD menggunakan baju pengantin warna merah hati lengkap dengan peci hitam. Sementara istrinya, NL (27) juga memakai baju pengantin dengan warna yang sama.
Usai melakukan pernikahan, pengantin wanita langsung mencium tangan pengantin pria. Tapi jangan tanya soal malam pertama dan resepsi selanjutnya. Setelah pernikahan selesai, keduanya diberi kesempatan sebentar untuk berduaan bercerita tentang persoalan mereka, namun tiba-tiba pengantin wanita dan ibunya terkulai pingsan, diduga tak kuat menahan kesedihan. Tak lama kemudian keduanya sadar kembali dan usai menceritakan persoalan yang dihadapi keduanya, pengantin pria kembali masuk ke dalam sel.
Sementara pengantin wanita pulang ke rumahnya. Saat itu perasaan sedih dan haru terlihat di wajah kedua pengantin. Bahkan perasaan haru bukan hanya pengantin yang merasakannya. Akan tetapi mertua dari Yadi dan kerabat lainnya yang hadir dalam pernikahan tersebut, juga terlihat sedih dan menghibur keduanya. Saat pernikahan yang disampaikan penghulu, kedua pasangan pengantin ini diharapkan dapat menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah. “Dengan kondisi sekarang ini, semoga keduanya bisa tabah dan sabar untuk menghadapinya. Semoga ke depan nanti, baik suami maupun istri bisa menjalan kehidupan yang lebih baik,” ungkap penghulu.Jumat, 27 Januari 2012
Polres Sukabumi Kota dan BPR Supra Arta Persada Laksanakan CSR di SDN Gentong
SUKABMI KOTA - Kapolres Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana beserta Direktur BPR Supra Arta Persada Andi Gunawan melakukan peletakkan batu pertama pembangunan ruang kelas baru SDN Gentong yang terletak di Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/1). Peletakkan batu pertama ini disaksikan oleh keluarga besar SDN Gentong, alim ulama, serta jajaran Polres Sukabumi Kota.
Dijelaskan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Witnu Urip Laksana, peletakan batu pertama ini sebagai bentuk kepedulian kami sebagai pelayan dan mitra masyarakat bekerjasama dengan pelaku usaha khususnya di Kecamatan Cisaat melalui program Corporate Social Responbility (CSR). Salah satunya dengan melakukan renovasi ruang belajar bagi para murid SDN Gentong.
"Sebelumnya kami terlebih dahulu melakukan inventarisir bekerjasama dengan pihak pelaku usaha dan terpilih SDN Gentong untuk direnovasi," katanya.
Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan, kerjasama dengan pelaku usaha ini bukan hanya di Kecamatan Cisaat saja melainkan pula dengan pelaku usaha yang berada di kecamatan lainnya yang termasuk dalam wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Diantaranya, Kecamatan Sukalarang, Kecamatan Sukabumi dan Kecamatan warudoyong. Dimana tujuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak kita sebagai generais penerus bangsa.
Sementara itu Direktur BPR Supra Arta Persada Andi Gunawan mengatakan, ini merupakan pertama kali pihaknya melaksanakan program CSR dan langsung bekerjasama dengan pihak Polres Sukabumi Kota. Dimana pihaknya mengucurkan dana Rp. 60 juta untuk merehab 2 lokal di SDN gentong yang diperkirakan selesai dalam jangka waktu 6 bulan.
"Dengan kerjasama seperti ini memberikan kita jalan untuk melakukan program CSR di tempat lain dan nantinya akan dilanjutkan kedepannya," ungkapnya.
Kamis, 26 Januari 2012
SITUASI KAMTIBMAS MANTAP MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
SUKABUMI KOTA - Situasi dan kondisi keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang mantap, merupakan salah satu syarat utama, untuk menjamin sekaligus menunjang kelancaran dan kelangsungan berbagai bidang pembangunan, baik fisik maupun non fisik. Hal tersebut disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., pada Apel Besar Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bintara Pengumpul Bahan dan Keterangan (Bapulbaket), Lurah dan Kepala Desa se wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, hari Rabu, 25 Januari 2012, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.
Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya apel besar ini, dapat meningkatkan koordinasi, sekaligus memantapkan kesiapan dan kesigapan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Bapulbaket, Lurah dan Kepala Desa, dalam menciptakan situasi dan kondisi keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang mantap, khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Dengan demikian, situasi keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang mantap, khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, dapat terwujud dengan baik dan kondusif, sehingga berbagai bidang pembangunan dan aktivitas warga masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat berjalan lancar.
Hal yang sama, juga disampaikan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Witnu Urip Laksana.S.iK dan Dandim 0607 Sukabumi, Letkol Infanteri Endro Satoto, Ditandaskannya, situasi dan kondisi keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang mantap, selain dapat menjamin sekaligus menunjang kelancaran dan kelangsungan berbagai bidang pembangunan, juga dapat menunjang terhadap kelancaran aktivitas warga masyarakat, karena merasa aman dan nyaman, serta terayomi, terlindungi dan terlayani.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida lainnya, Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Sukabumi, Sofyan Effendi, para pejabat utama Polres Sukabumi Kota dan Kodim 0607 Sukabumi, serta para Kepala Dinas dan Instansi terkait lainnya, se wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya apel besar ini, dapat meningkatkan koordinasi, sekaligus memantapkan kesiapan dan kesigapan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Bapulbaket, Lurah dan Kepala Desa, dalam menciptakan situasi dan kondisi keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang mantap, khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Dengan demikian, situasi keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang mantap, khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, dapat terwujud dengan baik dan kondusif, sehingga berbagai bidang pembangunan dan aktivitas warga masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat berjalan lancar.
Hal yang sama, juga disampaikan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Witnu Urip Laksana.S.iK dan Dandim 0607 Sukabumi, Letkol Infanteri Endro Satoto, Ditandaskannya, situasi dan kondisi keamanan, ketenteraman dan ketertiban yang mantap, selain dapat menjamin sekaligus menunjang kelancaran dan kelangsungan berbagai bidang pembangunan, juga dapat menunjang terhadap kelancaran aktivitas warga masyarakat, karena merasa aman dan nyaman, serta terayomi, terlindungi dan terlayani.
Hadir dalam kesempatan tersebut, unsur Muspida lainnya, Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Sukabumi, Sofyan Effendi, para pejabat utama Polres Sukabumi Kota dan Kodim 0607 Sukabumi, serta para Kepala Dinas dan Instansi terkait lainnya, se wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.
Unsur Forum Pimpinan Daerah Kota Sukabumi
Para Kapolsek, Dan Ramil dan Camat
Peserta : Para Bhabinkamtibmas, Ba Pulbaket dan Babinsa
Rabu, 25 Januari 2012
Pencuri Motor Diamuk Massa
SUKABUMI KOTA - Mungkin lagi Apes, seorang pencuri kendaraan Sp. Motor (Curanmor R.2), Hen (26), warga Kec. Cikidang, Kab. Sukabumi, babak belur dan nyaris tewas setelah menjadi sasaran amuk massa di Kp. Cirenged, Desa Cibolang Kaler, Kec. Cisaat, Senin (23/1) malam kemaren. Ia tertangkap basah sedang mencuri motor milik warga setempat.
Pelaku mengalami luka menganga akibat hantaman benda keras sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Informasi di tempat kejadian perkara (TKP), amuk massa terjadi pukul 19.00 WIB. Saat itu, tersangka diketahui sedang membawa motor milik korban Rival (22) kemudian dikejar ratusan warga. Karena panik, ia meninggalkan motor curiannya di sekitar perkampungan.
Namun tersangka terjatuh ke dalam sumur tua di belakang masjid. Massa kemudian berusaha menyetrumnya. Namun aksi ini berhasil diredam sejumlah tokoh masyarakat, beberapa saat kemudian, korban diangkat dari dalam sumur dan massa pun merangsek. Mereka berusaha memukuli tubuh korban dengan benda keras.
Korban pun ambruk. Beruntung petugas dari Polsek Cisaat tiba di lokasi. Guna menghindari amuk massa, tersangka dibopong ke mobil patroli dan dibawa ke RS Syamsudin Kota Sukabumi.
Setelah mendapat pertolongan medis, dengan dijaga ketat petugas tersangka dibawa ke ruang rawat inap. Kini, tersangka masih tergolek lemah akibat luka serius di sekujur tubuhnya. ( HM)
Pelaku mengalami luka menganga akibat hantaman benda keras sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Informasi di tempat kejadian perkara (TKP), amuk massa terjadi pukul 19.00 WIB. Saat itu, tersangka diketahui sedang membawa motor milik korban Rival (22) kemudian dikejar ratusan warga. Karena panik, ia meninggalkan motor curiannya di sekitar perkampungan.
Namun tersangka terjatuh ke dalam sumur tua di belakang masjid. Massa kemudian berusaha menyetrumnya. Namun aksi ini berhasil diredam sejumlah tokoh masyarakat, beberapa saat kemudian, korban diangkat dari dalam sumur dan massa pun merangsek. Mereka berusaha memukuli tubuh korban dengan benda keras.
Korban pun ambruk. Beruntung petugas dari Polsek Cisaat tiba di lokasi. Guna menghindari amuk massa, tersangka dibopong ke mobil patroli dan dibawa ke RS Syamsudin Kota Sukabumi.
Setelah mendapat pertolongan medis, dengan dijaga ketat petugas tersangka dibawa ke ruang rawat inap. Kini, tersangka masih tergolek lemah akibat luka serius di sekujur tubuhnya. ( HM)
Langganan:
Postingan (Atom)

